Kamis, 21 Mei 2009

TENTANG KAMI (Personil FTK)

Komunitas kami terdiri dari pelajar-pelajar Universitas Islam Negeri MMI Malang:
1.Budiman Hadi S.
Alamat : Lumajang
Jurusan : Bahasa dan Sastra Inggris
2.M. Hadi Purwanto
Alamat : Sidoarjo
Jurusan : Al-Ahwal Asyahsyiyah
3.M. Furqon
Alamat : Pasuruan
Jurusan : Pendidikan IPS
4.Nazilil Haqqi
Alamat : Lamongan
Jurusan : Bahasa dan Sastra Inggris
5.Ni’matul Hikmah
Alamat : Jombang
Jurusan : Bahasa dan Sastra Inggris
6.Riyan Husna
Alamat : Probolinggo
Jurusan : Bahasa dan Sastra Inggris
7.Vita Lailatul Fitriah
Alamat : Malang
Jurusan : Psikologi
8.Lutfiatuz Zuhro
Alamat : Malang
Jurusan : Psikologi

Taman Surga Menyentuh Dunia

TAMAN SURGA MENYENTUH DUNIA

Indah bersajak lantunan nirwana yang menyelinap ke lubuk jiwa, dengan buaian seorang wanita tanpa pamrih atau-pun mengharap balasan atas pengorbanannya. Sebuah lara yang disempuh dengan anugrah bagi seorang wanita. Sosok mungil yang tiada mengerti apa-apa selalu menerima tulus belaian cinta, tanpa tahu betapa sengsara membukakan pintu untuknya. Cinta kasihnya di dunia laksana buaian taman surga.

Buaian taman surga yang telah menyentuh semua orang adalah kasih sayang sorang ibu. Mulai pertama kali manusia mengenal dunia, tumbuh jadi balita, remaja, dewasa, hingga tua, saat miskin, saat kaya, saat bahagia dan saat sengasara, seorang wanita yang setia menyayangi kita tiada lain adalah sang ibunda, yang dalam banyak waktu sering kita lupakan betapa besar pengorbanan dan kasih sayangnya untuk kita.

Sembilan bulan bunda kelelahan membawa kita kemana-mana. Kala melahirkan, perjuangan bertaruh nyawa bunda lakukan, pengorbanan jiwa raga bunda relakan. Saat bayi, kita kelaparan, bunda memberi kita air cinta meski perutnya kosong tanpa sisa tenaga, namun tak pernah bunda mengeluh meski anaknya menggeruh. Sungguh Allah dan Rasulnya telah menyanjung seorang wanita dengan berjuta kemulyaan karena dia merelakan ASI-nya untuk makhluk mungil tak punya dosa.

Firman Allah yang menyanjung tinggi orang tua dan dilengkapi dengan hadits Rasulullah yang menjelaskan tentang keutamaan seorang ibu:

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia. Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan "ah", dan janganlah kamu membentak mereka. Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." (QS. Al-Isra: 23).

Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya Telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, Hanya kepada-Kulah kembalimu. (Qs. Al-Luqman : 14)

Dari Abu Hurairah, dia berkata : Telah datang kepada Rasulullah saw, seorang laki-laki lalu bertanya:, "Wahai Rasulullah, siapakah yang lebih berhak untuk saya pergauli dengan baik?" Beliau menjawab, "Ibumu" dia bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ibumu" dia bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ibumu" dia bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ayahmu". (HR Muslim).

Ya… Allah Ya Rahman…!! Berikanlah beribu kebaikan pada bunda kami, sebagaimana bunda t’lah memberi ribuan kebaikan di masa hidup kami. Andai Engkau menghendaki bunda trperosok ke jurang kenistaan, biarkanlah kami ini yang menggantikannya. Andai Engkau menghendaki bunda terjerumus dalam kesengsaraan, biarkanlah kami ini yang merasaknya., jangan bunda kami.

Ibu…kau buai kami dengan penuh kasih sayang. Tulusmu tak mampu kami balaskan, Air sucimu tak mampu kami utarakan, Tangismu tak mampu kami haturkan, namun satu harap kami, moga do’amu tetap tersalurkan, iringi langkah kami menelusuri gejolak zaman.

Ibu… meski kami tiada guna, namun tetaplah engkau selalu ada. Ibu…meski kami kerap menggoreskan luka, namun tetaplah engkau meneduhkan jiwa. Ibu…meski kami tak pernah membuatmu cerah, namun tetap pandangilah kami dengan penuh resah. Karena hanya engkaulah yang mampu membuka surga.

Malang, 2 April 2009

By Muhammad Furqon